|
UMJ News, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMJ, Rahmat Salam menyambut baik rencana UMJ menerapkan kebijakan sentralisasi (manajemen terpadu) ditahun 2010. Ia juga menyerukan kepada seluruh jajaran civitas akademik FISIP untuk mengambil peluang positif terkait rencana pelaksanaan sentralisasi tersebut. |
|
UMJ News, Selama ini banyak masyarakat melihat hipnotis hanya sebagai cara jitu untuk menipu orang dengan mempengaruhi pikiran dibawah alam sadarnya dan sebaliknya belum banyak mengenal hipnotis sebagai media positif untuk membantu seseorang yang depresi, fobia atau trauma bagi kepentingan medis. |
|
UMJ News, Direktur Ketenagaan dan Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Depdiknas, Prof. Mukhlas Samani, meminta para dosen untuk tidak berhenti peranannya terhadap tridarma perguruan tinggi karena sudah mendapatkan sertifikasi dosen dari pemerintah. Pasalnya, tujuan sertifikasi dosen adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap profesi agar para dosen lebih professional dalam bidangnya. |
| » | Problematika Pelaksanaan Upaya Hukum, Peninjauan Kembali Perkara Perceraian Pada Peradilan Agama (Oleh Dr. Hj. Susilawetty, SH., MH dan Saiful Bakhry, SH) Secara realita suatu peraturan perundang-undangan tidaklah selalu bersifat absolut, selama peraturan perundang-undangan tersebut hasil temuan dan rumusan manusia. Sering ditemui suatu peraturan perundang-undangan dianggap sudah tidak patut lagi untuk diterapkan baik karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lainnya maupun karena faktor lain. |
| » | QALBU DALAM PERSPEKTIF AL-QUR'AN (Oleh Dr. Muhbib Abdul Wahab) Qalbu memang menjadi salah satu ukuran kualitas manusia. Karena itu, kita sering mendengar ungkapan: berhati emas, berhati baja, berhati iblis, berhati mulia. Sifat-sifat manusia, yang baik maupun yang buruk, juga sering dilukiskan dengan menggunakan idiom hati, seperti: iri hati, panas hati, gelap hati, besar hati, kelembutan hati, jatuh hati, kecil hati, dan sebagainya. |
| » | Urgensi Pendidikan Islami bagi Anak (Oleh Endang Zakaria, S.Ag *) Saat ini anak-anak mengalami krisis keteladanan. Hal ini terjadi karena orang tua, para guru dan mass media kurang banyak mengangkat tokoh-tokoh teladan bagi anak-anak. Tayangan-tayangan televisi misalnya, didominasi acara hiburan dalam berbagai variasinya, acara sinetron atau acara gosip selebriti tidak dapat diharapkan memberikan contoh kehidupan Islami secara utuh. Sementara itu porsi penanaman akhlak mulia melalui contoh pribadi teladan pada pelajaran-pelajaran keislaman di sekolah juga masih rendah. Dalam kondisi krisis keteladanan ini, keluarga menjadi basis penting bagi anak untuk menemukan keteladanan. Maka ayah dan ibu menjadi figur-figur pertama bagi anak untuk memenuhi kebutuhan ini. Oleh karenanya orang tua mesti memiliki kesadaran untuk menjadi pribadi teladan dalam proses pembentukan akhlak Islami pada anak. |
| » | ETOS DAN ETIKA (Oleh Muhbib Abdul Wahab) Etos berasal dari bahasa Yunani: ethos yang berarti: semangat, ruh, dan gairah. • Sedangkan etika berarti: seperangkat nilai-nilai moral, norma-norma kepatutan dan kepantasan (baik-buruk) dalam berinteraksi sosial. • Etos kerja = semangat, ruh (yang menjiwai dan menyemangati) kerja. • Etika kerja = nilai-nilai moral dan norma baik buruk (yang dianggap patut dan pantas) dalam melakukan pekerjaan. • Etos kerja berkaitan dengan suasana batin/hati; sedangka etika berkaitan dengan performa, sikap dan tindakan yang dilandasi pertimbangan moral dalam bekerja. |
| » | MUHAMMADIYAH DAN BISNIS (Oleh Fakhrurazi Reno Sutan *) Secara Bahasa Muhammadiyah berasal dari bahasa Arab yaitu Muhammad yaitu Nabi Muhammad SAW. Kemudian ditambah ya nisbah yang artinya menjeniskan. Jadi Muhammadiyah berarti umat “Muhammad SAW atau pengikut Muhammad SAW. Jadi secara etimologis semua orang yang mengikuti Nabi Muhammad SAW adalah orang Muhammadiyah. Secara Istilah Muhammadiyah adalah sebuah Persyarikatan yang didirikan oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Hijriyah bertepatan tanggal 18 November 1912 Miladiyah di Yogyakarta untuk jangka waktu tidak terbatas. |
| » | Ilmu dalam Perspektif Al-Quran (Oleh Sayyid Hasan Saadat Mustafawi *) Para filosof berbeda pendapat tentang ilmu manusia sebelum lahir. Plato dan pengikutnya mengatakan: “Ketika manusia terlahir ke dunia, ia mengetahui segala sesuatu. Dan yang dilakukan oleh seorang guru hanyalah mengingatkan (to remember). Manusia menjadi lupa akan ilmu tersebut ketika berpindah dari alam spiritual ke alam materi. Plato berpendapat atas kekalnya (eternal/qadîm) nafs (soul/jiwa), sebab ruhnya yang nonmateri (mujarrad) berhubungan dengan akal non materi. Hal ini mencakup seluruh wacana ilmu dalam semua aspek keilmuan, hingga pada persoalan eksperimen manusia. Mereka mencontohkan seseorang yang kehilangan sesuatu, tetapi kemudian menemukannya lagi akibat dari proses mengingat tersebut. |
| INFORMASI KAMPUS |
|---|
| Pengumuman Hasil Sertifikasi Dosen Tahun 2009 PTP-Serdos Universitas Muhammadiyah Jakarta |
| LOWONGAN Untuk Jabatan Direktur Promosi/Pemasaran |
| SEPUTAR KAMPUS |
| » Warta Kampus |
| » Informasi Kampus |
| » Kegiatan Kampus |
| » Kalender Akademik |
| » Buku Tamu |
| » Pendaftaran Mahasiswa Baru |
| » Hasil Ujian Calon Mahasiswa |
| » Artikel |
| RENUNGAN |
| Explore, Dream, Discover. Many years from now, you will be more disappointed by the things, you didn’t do than by the ones you did. So throw off the bowlines, sail away from the safe harbour. Catch te trade winds in your sails. (Selidiki, Mimpi, Temukan. Beberapa tahun dari sekarang, anda akan menjadi lebih kecewa karena hal-hal yang tidak Anda lakukan daripada hal-hal yang telah anda lakukan. Jadi, lepaskanlah haluan kapalmu, berlabuhlah di tempat yang aman, dan tangkaplah angin pasar dalam pelayaranmu). |